Daerah  

Lantai Jembatan Gantung Koto Indarung–Siurai-Urai Lapuk, Warga Khawatir Keselamatan Terancam

ACEH SELATAN,Bersuarakita – Kondisi jembatan gantung yang menghubungkan Gampong Koto Indarung dan Gampong Siurai-Urai, Kecamatan Kluet Tengah, kian memprihatinkan. Sejumlah lantai jembatan berbahan kayu dilaporkan telah rusak dan lapuk akibat dimakan usia.

Kerusakan tersebut memicu kekhawatiran warga setempat. Selain menjadi akses utama penghubung antar-gampong, jembatan sepanjang sekitar 100 meter lebih itu juga menjadi jalur vital bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas harian masyarakat.

“Banyak papan jembatan yang sudah lapuk, bahkan ada yang lepas. Warga terpaksa menyisipkan kayu seadanya agar tetap bisa dilalui,” ujar warga setempat, Selasa (21/4/2026).

Jembatan gantung yang membentang di atas Sungai Kluet tersebut bukan sekadar sarana penyeberangan, tetapi juga menjadi urat nadi kehidupan masyarakat di dua wilayah itu. Akses menuju pusat kecamatan, termasuk ke fasilitas layanan kesehatan seperti puskesmas, bergantung pada keberadaan jembatan tersebut.

Warga menyebut, kondisi jembatan sudah lama tidak mengalami perbaikan signifikan. Perbaikan sementara yang dilakukan selama ini lebih banyak merupakan inisiatif masyarakat secara swadaya.

“Sudah bertahun-tahun seperti ini. Kami hanya memperbaiki sebisanya, terutama bagian papan yang rusak atau terlepas,” tambahnya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan menyeluruh. Pasalnya, kondisi jembatan saat ini dinilai rawan dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna, termasuk anak-anak yang setiap hari melintas untuk bersekolah.

“Jangan sampai menunggu korban dulu baru diperbaiki. Ini akses utama kami,” tegas warga.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana perbaikan jembatan tersebut.