Daerah  

Lapas Batam Gelar Tes Urine Massal, Seluruh Petugas dan Warga Binaan Negatif Narkoba

BATAM,Bersuarakita – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam menunjukkan komitmen serius dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan. Pada Jumat (8/5/2026), pihak lapas menggelar tes urine massal terhadap puluhan petugas dan warga binaan, dengan hasil seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB itu berlangsung di area Lapas Kelas IIA Batam dengan pengawasan ketat. Pelaksanaan tes urine melibatkan jajaran pejabat struktural, tim medis internal, serta bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kota Batam guna memastikan transparansi dan akurasi pemeriksaan.

Sebanyak 105 peserta mengikuti pemeriksaan tersebut, terdiri dari 50 petugas lapas dan 55 warga binaan yang dipilih secara acak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada celah penyalahgunaan narkotika, baik di kalangan penghuni maupun aparatur pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, menegaskan bahwa tes urine massal merupakan bagian dari penguatan pengawasan internal sekaligus upaya menjaga integritas seluruh jajaran pemasyarakatan.

“Tes urine ini adalah langkah nyata kami dalam memperkuat pengawasan internal. Tidak ada pengecualian, petugas harus menjadi teladan bagi warga binaan dalam menjaga integritas,” ujar Yosafat.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-UM.01.01-150 terkait penguatan pengawasan terhadap handphone ilegal, narkoba, dan penipuan atau Halinar.

Selain itu, tes urine massal juga menjadi bagian dari implementasi program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang terus didorong pemerintah di lingkungan pemasyarakatan.

Menurut Yosafat, sinergi antara Lapas Batam dan BNNK Batam akan terus diperkuat secara berkelanjutan guna memastikan lembaga pemasyarakatan tetap menjadi lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari pengaruh narkotika.

Pantauan di lokasi menunjukkan kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Dengan hasil negatif dari seluruh peserta, Lapas Kelas IIA Batam optimistis dapat mempertahankan zona integritas serta mewujudkan sistem pemasyarakatan yang bersih dan berwibawa.

Kontributor : Viktor Edon Samosir, ST