BATAM,Bersuarakita – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Kepulauan Riau menyambut baik langkah Perum Bulog yang menggandeng Perpadi dalam mengolah sekitar dua juta ton Cadangan Beras Pemerintah (CBP) menjadi beras medium dan premium bermerek Beras Kita.
Ketua DPD Perpadi Kepri, Syamsul, S.H., mengatakan penugasan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama Perum Bulog dalam rapat bersama Ketua Umum Perpadi dan seluruh Ketua DPD Perpadi se-Indonesia di Jakarta.
Menurut Syamsul, kebijakan pengolahan CBP menjadi beras komersial merupakan strategi yang tepat di tengah fluktuasi harga gabah dan beras. Program tersebut diyakini dapat menjaga keseimbangan harga, baik di tingkat produsen maupun konsumen.
“Program ini tidak hanya menjamin ketersediaan beras di pasaran, tetapi juga memberikan kepastian bagi pelaku usaha penggilingan padi dan petani. Dengan demikian, rantai pasok beras nasional dapat berjalan lebih stabil,” ujarnya.
Syamsul menegaskan, DPD Perpadi Kepri siap mendukung penuh program pemerintah melalui Perum Bulog, termasuk dalam proses pengolahan hingga pendistribusian beras ke seluruh wilayah Kepulauan Riau, termasuk daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar.
“Kepri merupakan daerah kepulauan yang memiliki karakteristik tersendiri dalam distribusi pangan. Karena itu, keterlibatan Perpadi diharapkan dapat mempercepat penyaluran beras ke masyarakat, sekaligus mendukung upaya pemerintah mengantisipasi potensi masuknya beras impor ilegal yang juga menjadi perhatian pemerintah pusat,” kata Syamsul, yang juga menjabat sebagai Wakil Bendahara Umum di DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia. Rabu (15/7/2026).
Ia berharap kolaborasi antara Bulog dan Perpadi melalui program pengolahan Cadangan Beras Pemerintah menjadi Beras Kita mampu memperkuat ketahanan pangan nasional, menjaga ketersediaan stok, serta meredam gejolak harga beras di pasaran.
Dengan sinergi tersebut, pemerintah optimistis pasokan beras nasional tetap terjaga, sementara masyarakat dapat memperoleh beras berkualitas dengan harga yang stabil. (VES)












