ACEH BARAT,Bersuarakita – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat terus mempercepat penanganan jalan rusak dan berlubang di kawasan perkotaan Meulaboh melalui program penambalan (patching) jalan menggunakan Asphalt Mixing Plant (AMP) Mini.
Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP., MM., untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan sekaligus merespons berbagai keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang rusak di wilayah Kecamatan Johan Pahlawan.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, mengatakan bahwa penggunaan AMP Mini menjadi solusi yang lebih efektif dalam memperbaiki kerusakan jalan dibandingkan metode penambalan konvensional.
“Kami menggunakan AMP Mini agar hasil penambalan lebih kuat, tahan lama, dan memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan metode manual. Dengan teknologi ini, jalan yang diperbaiki dapat lebih awet dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan,” ujar Beni Hardi, Sabtu (9/5/2026).
Berdasarkan hasil pemetaan di lapangan, terdapat sekitar 153 titik jalan berlubang yang tersebar di wilayah Kota Meulaboh. Perbaikan saat ini difokuskan pada ruas jalan protokol, jalan lingkungan, serta sejumlah akses permukiman yang menjadi jalur aktivitas masyarakat sehari-hari.
Menurut Beni, tim patching PUPR Aceh Barat bekerja setiap hari untuk menyisir dan memperbaiki titik-titik kerusakan jalan yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.
“Percepatan perbaikan ini dilakukan agar seluruh jalur transportasi dalam kota kembali mantap dan aman dilalui masyarakat. Kami ingin memastikan tidak ada lagi lubang jalan yang dapat mengganggu kenyamanan maupun keselamatan pengendara,” katanya.
Selain meningkatkan kenyamanan berkendara, program penambalan jalan ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor yang rentan mengalami kecelakaan akibat jalan berlubang, khususnya pada malam hari dan saat hujan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan patching hingga seluruh titik kerusakan yang teridentifikasi dapat ditangani.
“Harapan kami, seluruh perbaikan dapat segera tuntas sehingga masyarakat dapat menikmati kondisi jalan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari. Infrastruktur jalan yang baik juga menjadi bagian penting dalam menjaga wajah Kota Meulaboh tetap tertata dan representatif,” pungkas Beni.












