ACEH BARAT,Bersuarakita – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat melakukan rehabilitasi ruas Jalan Singgah Mata 2, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, sebagai bagian dari program pemeliharaan rutin jalan dalam kawasan perkotaan. Perbaikan ini dilakukan untuk mengatasi kerusakan jalan yang telah membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Sebelum dilakukan penanganan, kondisi ruas Jalan Singgah Mata 2 dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Aspal di sejumlah titik terkelupas dan membentuk lubang dengan berbagai ukuran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor pada malam hari ketika kondisi penerangan terbatas.
Dalam pelaksanaannya, tim teknis PUPR Aceh Barat menerapkan metode perbaikan sesuai standar pemeliharaan jalan. Tahapan pekerjaan diawali dengan proses cutting atau pemotongan bagian aspal yang rusak untuk menciptakan area perbaikan yang lebih rapi dan kuat. Selanjutnya dilakukan patching atau penambalan menggunakan material aspal baru guna mengembalikan kerataan permukaan jalan dan meningkatkan kenyamanan berkendara.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, mengatakan rehabilitasi tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam menghadirkan infrastruktur jalan yang aman dan layak bagi masyarakat.
“Jalan Singgah Mata 2 merupakan salah satu ruas yang cukup padat dilalui masyarakat. Kerusakan yang terjadi sudah sangat mengganggu dan berpotensi membahayakan pengguna jalan. Karena itu, kami segera menurunkan tim untuk melakukan perbaikan agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan, khususnya pada malam hari,” ujar Beni, Kamis (14/5-2026).
Menurutnya, perbaikan jalan tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan berkendara, tetapi juga mencegah kerusakan yang lebih luas akibat genangan air saat musim hujan. Lubang-lubang yang terbuka dapat mempercepat kerusakan konstruksi jalan apabila tidak segera ditangani.
Upaya rehabilitasi ini mendapat apresiasi dari warga dan pengguna jalan yang selama ini mengeluhkan kondisi ruas tersebut. Mereka berharap perbaikan dapat segera rampung sehingga aktivitas dan mobilitas masyarakat kembali lancar.
Beni menambahkan, pihaknya menargetkan pekerjaan rehabilitasi Jalan Singgah Mata 2 dapat diselesaikan dalam waktu singkat agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Masyarakat juga diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi area pekerjaan dan mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang demi keselamatan bersama.
“Melalui pemeliharaan rutin ini, kami berharap kondisi jalan tetap terjaga dan dapat memberikan kenyamanan serta keamanan bagi seluruh pengguna jalan,” pungkasnya.












