PIDIE JAYA, Bersuarakita – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Pertanian dan Pangan menggelar rapat koordinasi turun sawah Musim Tanam (MT) Gadu 2026 di Kecamatan Meurah Dua.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bersama antara pemerintah dan masyarakat tani untuk segera memulai aktivitas tanam memasuki musim tanam April–September 2026 guna menjaga produktivitas pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Rapat yang berlangsung di Aula Kecamatan Meurah Dua pada Selasa (10/6/2026) itu dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie Jaya, Muhammad Nur, unsur Muspika, penyuluh pertanian, perangkat gampong, serta perwakilan kelompok tani dari berbagai desa di wilayah tersebut.
Dalam forum tersebut, para petani menyepakati percepatan turun sawah pada lahan yang telah siap tanam dan memiliki ketersediaan air yang memadai.
Langkah ini dinilai penting untuk mengoptimalkan indeks pertanaman sekaligus mendukung upaya peningkatan produksi pangan di Kabupaten Pidie Jaya.
Muhammad Nur menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani menjadi kunci keberhasilan musim tanam.
Menurutnya, percepatan tanam akan memberikan dampak positif terhadap produktivitas pertanian serta menjaga stabilitas pasokan pangan masyarakat.
“Kesepakatan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memanfaatkan potensi lahan pertanian secara optimal. Bagi wilayah yang memungkinkan ditanami padi, diharapkan segera melaksanakan penanaman sesuai jadwal yang telah disepakati,” ujarnya.
Sementara itu, untuk sejumlah gampong yang menghadapi keterbatasan sumber air atau kondisi lahan yang kurang mendukung budidaya padi, petani didorong melakukan diversifikasi usaha tani melalui penanaman jagung maupun komoditas pangan lainnya.
Strategi tersebut diharapkan mampu menjaga produktivitas lahan sekaligus meningkatkan pendapatan petani.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya juga menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi petani melalui penyuluhan, koordinasi lapangan, serta dukungan program pertanian guna memastikan pelaksanaan musim tanam berjalan lancar dan tepat waktu.
Dengan adanya kesepakatan bersama ini, Kecamatan Meurah Dua diharapkan dapat menjadi salah satu wilayah yang berkontribusi dalam peningkatan produksi padi dan penguatan ketahanan pangan daerah pada musim tanam gadu tahun 2026.












