PIDIE JAYA,Bersuarakita – Purna tugasnya Rusdi, SP menandai berakhirnya perjalanan panjang seorang aparatur sipil negara yang telah mengabdikan lebih dari tiga dekade hidupnya untuk sektor pertanian di Aceh. Pria kelahiran Trienggadeng, 25 Mei 1968 itu memulai karier sebagai ASN pada tahun 1991 dan menutup pengabdiannya dengan jabatan strategis sebagai Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie Jaya.
Lulusan Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur ini dikenal sebagai sosok yang tumbuh dari bawah. Berbekal pengalaman lapangan dan pemahaman mendalam tentang dunia pertanian, Rusdi menapaki jenjang karier birokrasi secara bertahap hingga mencapai golongan Pembina Tingkat I (IV/b).
Rusdi resmi diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil pada 1 Maret 1991. Sejak awal kariernya, ia memilih mengabdikan diri pada sektor pertanian yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat pedesaan di Aceh.
Selama bertahun-tahun, Rusdi terus meningkatkan kapasitasnya melalui berbagai pendidikan dan pelatihan, mulai dari Diklat Prajabatan, Diklat Penyakit Pertanian, Diklat Teknis Fungsional Bendahara, Diklat PIM IV hingga Diklat Manajemen Pegawai Negeri Sipil.
Meniti Jabatan Strategis
Perjalanan karier Rusdi mulai menanjak ketika dipercaya menduduki sejumlah posisi penting di lingkungan pemerintahan.
Tahun 2000
Rusdi dipercaya sebagai Pelaksana Tugas Kasubsi Pemanfaatan Sumber Daya, menjadi awal kiprahnya dalam jabatan struktural.
Tahun 2005
Ia ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Kepala Unit Pelayanan Teknis Dinas (UPTD).
Tahun 2007
Kariernya berlanjut sebagai Kepala Seksi Bina Produksi dan Usaha Tani, posisi yang berhubungan langsung dengan peningkatan produktivitas pertanian masyarakat.
Tahun 2009
Rusdi dipercaya menjabat Kepala Seksi Pengembangan Lahan, mengawal berbagai program optimalisasi dan perluasan lahan pertanian.
Tahun 2012
Ia kembali mendapat amanah sebagai Kepala Bidang Pariwisata sebelum kemudian berpindah menjadi Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner.
Tahun 2013
Rusdi menempati posisi strategis sebagai Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura, bidang yang menjadi jantung pembangunan pertanian daerah.
Puncak Karier
Pada 6 Januari 2017, Rusdi dipercaya menjabat Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie Jaya, jabatan yang diembannya hingga memasuki masa purna tugas.
Dalam posisi tersebut, ia menjadi salah satu motor penggerak administrasi, perencanaan, serta koordinasi berbagai program pertanian di Pidie Jaya.
Berbagai tantangan pernah dihadapinya, mulai dari upaya peningkatan produksi pangan, pengembangan teknologi pertanian, hingga penanganan dampak bencana terhadap sektor pertanian.
Dikenang karena Keteladanan
Di balik sederet jabatan yang pernah diemban, banyak rekan kerja menilai sosok Rusdi lebih dikenang karena sikap dan keteladanannya. Ia dikenal ramah, mudah bergaul, dekat dengan bawahan, serta memiliki hubungan yang baik dengan para petani.
Karakter sederhana dan rendah hati membuatnya dihormati bukan hanya sebagai pejabat, tetapi juga sebagai senior yang kerap menjadi tempat bertanya dan berdiskusi bagi pegawai muda.
Setelah mengabdikan diri selama lebih dari 35 tahun, Rusdi kini meninggalkan dunia birokrasi. Namun jejak pengabdiannya dalam membangun sektor pertanian Pidie Jaya akan tetap menjadi bagian dari sejarah perjalanan pembangunan daerah.
Dari seorang staf muda pada awal 1990-an hingga menjadi Sekretaris Dinas, perjalanan Rusdi, SP menjadi bukti bahwa pengabdian panjang, kerja keras, dan integritas mampu meninggalkan warisan yang lebih berharga daripada sekadar jabatan.












