Daerah  

Pidie Jaya Award 2026: Prokopim Juara SKPK Terbaik, Puskesmas Meureudu dan SMP Ulumul Qur’an Raih Prestasi

PIDIE JAYA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Pidie Jaya dan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah tak sekadar menjadi seremoni tahunan. Di tengah semangat kebangkitan pascabencana dan pembangunan daerah, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menggelar malam penghargaan bergengsi yang menghadirkan para juara dari berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga syiar Islam.

Dipimpin langsung Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi bersama Wakil Bupati Hasan Basri, serta dihadiri unsur Forkopimda, penghargaan diserahkan kepada lembaga dan institusi yang dinilai berhasil menunjukkan kinerja, inovasi, dan dedikasi terbaik dalam melayani masyarakat.

Momentum tersebut menjadi ajang pembuktian bahwa kompetisi sehat mampu melahirkan standar baru dalam tata kelola pemerintahan, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat di daerah yang kini tengah berbenah menuju kemajuan.

Sorotan utama tertuju pada ajang Pidie Jaya Award, penghargaan prestisius yang menjadi barometer kinerja dan inovasi berbagai lembaga. Pada kategori Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setdakab Pidie Jaya sukses merebut posisi tertinggi. Disusul Dinas Komunikasi dan Informatika di posisi kedua serta Inspektorat Kabupaten Pidie Jaya di peringkat ketiga.

Tak kalah menarik, persaingan pada kategori gampong menunjukkan semangat pembangunan dari tingkat akar rumput. Gampong Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, dinobatkan sebagai gampong terbaik berkat keberhasilannya dalam tata kelola pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat.

Di bidang syiar Islam, Masjid Al-Falah Lueng Putu berhasil keluar sebagai masjid terbaik, sementara Dayah Darul Al-Munawwarah menyabet predikat terbaik untuk kategori dayah dan balai pengajian. Penghargaan tersebut menjadi simbol kuatnya peran lembaga keagamaan dalam membangun karakter masyarakat di tengah derasnya arus modernisasi.

Sektor pendidikan juga menjadi pusat perhatian. SMP Ulumul Qur’an Pidie Jaya tampil sebagai sekolah terbaik tingkat SMP dalam Pidie Jaya Award. Untuk tingkat SD, penghargaan tertinggi diraih SD IT An-Nur Tgk Chik Pante Geulima, sedangkan kategori PAUD/TK dimenangkan oleh TK Aswaja Islamic Entrepreneur Preschool Beuracan.

Pada lomba pendidikan umum, RA Zuhratul Aini keluar sebagai juara tingkat PAUD/TK/RA, SD Negeri 8 Meureudu menjadi yang terbaik di tingkat SD/MI, dan SMP Negeri 1 Meureudu mendominasi kategori SMP/MTs.

Tak hanya pendidikan dan pemerintahan, sektor kesehatan pun mendapat apresiasi khusus. Puskesmas Meureudu dinobatkan sebagai puskesmas terbaik, mengungguli Puskesmas Meurah Dua dan Puskesmas Bandar Dua. Penilaian dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan kualitas pelayanan, inovasi kesehatan, tata kelola kelembagaan, hingga kebersihan lingkungan.

Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni pembagian trofi dan hadiah. Menurutnya, ajang ini merupakan instrumen penting untuk mendorong lahirnya budaya kompetitif yang sehat di seluruh sektor pembangunan.

“Ini bukan hanya soal siapa yang menang dan siapa yang kalah. Ini adalah bentuk evaluasi sekaligus motivasi agar seluruh lembaga terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kemajuan daerah hanya dapat dicapai melalui kerja keras, kolaborasi, dan semangat untuk terus menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.

Di tengah upaya pemulihan dan pembangunan pascabencana yang masih berlangsung di sejumlah wilayah, perayaan HUT ke-19 Pidie Jaya menghadirkan pesan optimisme yang kuat. Dari ruang kelas, masjid, dayah, kantor pemerintahan hingga puskesmas, lahir kisah-kisah inspiratif tentang dedikasi dan pengabdian.

Perayaan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa Pidie Jaya tidak hanya merayakan usia baru, tetapi juga menegaskan tekad untuk melahirkan pemerintahan yang lebih responsif, pendidikan yang lebih berkualitas, pelayanan kesehatan yang lebih prima, serta masyarakat yang religius dan berdaya saing. Sebuah langkah besar menuju cita-cita menjadikan Pidie Jaya sebagai daerah yang maju, islami, dan sejahtera.