GORONTALO,Bersuarakita – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie Jaya, Muhammad Nur, mengunjungi Stand Direktorat Hortikultura Kementerian Pertanian pada ajang Pekan Nasional (PENAS) Tani Nelayan XVII yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Dalam kunjungan tersebut, Muhammad Nur melihat secara langsung berbagai komoditas hortikultura unggulan yang dipamerkan, di antaranya bawang, durian, manggis, buah naga, salak, serta beragam hasil pertanian lainnya yang menjadi andalan sejumlah daerah di Indonesia.
Kehadiran Plt Kadis Pertanian dan Pangan Pidie Jaya disambut langsung oleh Direktur Hortikultura Kementerian Pertanian, Freddy, di lokasi pameran PENAS XVII.
Menurut Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, melalui Plt Kadis Pertanian dan Pangan Muhammad Nur, kunjungan tersebut memberikan banyak wawasan terkait perkembangan teknologi dan modernisasi sektor pertanian yang saat ini terus dikembangkan pemerintah.
“Di stand hortikultura, kami melihat secara langsung berbagai inovasi yang ditampilkan. Salah satunya adalah teknologi pendeteksian penyakit tanaman melalui aplikasi digital. Dengan memotret tanaman yang terserang penyakit, aplikasi dapat mengidentifikasi jenis gangguan yang dialami tanaman secara cepat,” ujar Muhammad Nur.
Selain itu, kata dia, pameran juga menampilkan berbagai teknik budidaya dan perlakuan tanaman yang bertujuan meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan) modern turut diperkenalkan kepada pengunjung, termasuk teknologi traktor terbaru dengan sistem dan fitur yang lebih canggih untuk mendukung efisiensi kerja petani.
“Setiap teknologi yang dipamerkan memiliki keunggulan masing-masing dan dapat menjadi referensi bagi daerah dalam mendorong peningkatan produksi pertanian,” tambahnya.
Sementara itu, pada Stand Provinsi Aceh, pengunjung dapat melihat berbagai komoditas unggulan daerah, seperti kopi, kakao (cokelat), serta sejumlah hasil pertanian lainnya yang menjadi potensi andalan sektor pertanian Aceh.
PENAS Tani Nelayan XVII menjadi ajang strategis bagi para pelaku pertanian dari seluruh Indonesia untuk berbagi pengalaman, memperkenalkan inovasi, serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung kemajuan sektor pertanian nasional.












