ACEH SELATAN ,Bersuarakita – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Aceh Selatan secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) sekaligus melepas ratusan petugas lapangan yang akan melakukan pendataan usaha di seluruh wilayah kabupaten tersebut di Gedung Rumoh Agam Tapaktuan, Senin 15 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Tapaktuan itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK), para camat, serta jajaran BPS Aceh Selatan.
Kepala BPS Aceh Selatan, Kusni Rohani Rumahorbo, mengatakan bahwa Sensus Ekonomi merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali pada tahun yang berakhiran angka enam.
Menurutnya, SE2026 bertujuan menyediakan data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan terpercaya sebagai dasar penyusunan kebijakan, perencanaan pembangunan, hingga evaluasi pembangunan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah.
“Sensus Ekonomi menjadi instrumen penting untuk memotret struktur perekonomian menurut skala usaha, wilayah, dan klasifikasi usaha. Pembaruan data ini sangat diperlukan mengingat dinamika ekonomi dan perkembangan teknologi informasi yang terus berubah dalam kurun waktu sepuluh tahun,” ujarnya.
Pendataan lapangan melalui metode door to door dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Untuk menyukseskan kegiatan tersebut, BPS Aceh Selatan menerjunkan 238 petugas, yang terdiri atas 205 Petugas Lapangan Sensus (PPL) dan 33 Pemeriksa Lapangan Sensus (PML) yang tersebar di seluruh kecamatan.
Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Selatan, Baital Mukadis, dalam sambutannya menegaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan kegiatan strategis karena menjadi sumber data utama dalam melihat kondisi serta potensi perekonomian daerah secara menyeluruh.
“Dari data inilah pemerintah dapat mengetahui perkembangan usaha, kondisi UMKM, penyerapan tenaga kerja, serta potensi ekonomi yang dimiliki setiap wilayah,” kata Baital Mukadis.
Ia menekankan pentingnya menghasilkan data yang berkualitas karena akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan pembangunan.
“Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang baik. Sebaliknya, jika data yang tersedia kurang akurat, maka kebijakan yang diambil juga tidak akan tepat sasaran,” ujarnya.
Menurutnya, hasil Sensus Ekonomi akan menjadi bahan penting bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dalam menyusun program pembangunan yang lebih terarah, mulai dari mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan investasi, hingga memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Baital Mukadis menyebut, langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan Aceh Selatan yang maju, produktif, dan madani.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga melepas para petugas sensus yang akan bertugas di lapangan. Ia mengingatkan bahwa tugas yang diemban bukan sekadar pekerjaan administratif, melainkan amanah besar untuk menghadirkan data yang berkualitas bagi pembangunan bangsa.
“Saudara adalah petugas-petugas pilihan yang telah melalui proses seleksi dan pelatihan. Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, dan integritas. Catat kondisi yang sebenarnya di lapangan, karena kualitas data yang saudara kumpulkan akan menentukan kualitas perencanaan pembangunan daerah maupun nasional,” tegasnya.
Ia juga meminta para petugas untuk menjadi duta pemerintah di tengah masyarakat dengan memberikan pemahaman bahwa seluruh data yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan pembangunan.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, Baital Mukadis turut menyampaikan apresiasi kepada BPS Aceh Selatan beserta seluruh jajaran yang telah mempersiapkan pelaksanaan SE2026.
Pemerintah daerah, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus tersebut. Ia bahkan menginstruksikan seluruh perangkat daerah, camat, keuchik, dan pihak terkait untuk membantu kelancaran proses pendataan di lapangan.
“Semoga pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Aceh Selatan berjalan sukses dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta kemajuan daerah yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRK Aceh Selatan, Wakapolres Aceh Selatan, Danramil 01/Tapaktuan, Kepala BPS Aceh Selatan beserta jajaran, para kepala SKPK, para camat se-Aceh Selatan, Tim Pelaksana SE2026 BPS Kabupaten Aceh Selatan, serta para petugas pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026.












