ACEH BARAT DAYA, Bersuarakita – Di tengah kesibukannya melayani masyarakat sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya, H. Roni Haldi, Lc terus menunjukkan konsistensinya dalam dunia literasi. Tahun 2026 menjadi momentum istimewa baginya dengan terbitnya buku terbaru berjudul “Fikih Keluarga Masa Kini”, sebuah karya yang mengangkat berbagai persoalan keluarga muslim dalam perspektif fikih yang relevan dengan perkembangan zaman.
Buku yang diterbitkan oleh Penerbit Buku Abdi tersebut hadir dalam format setebal 288 halaman dan masuk dalam kategori Religion and Spirituality. Kehadiran buku ini sekaligus menambah panjang daftar karya yang telah dilahirkan oleh penulis asal Aceh tersebut. Hingga saat ini, H. Roni Haldi telah menulis dan menerbitkan 28 judul buku dalam berbagai tema, mulai dari dakwah, keluarga, motivasi, hingga spiritualitas.
Bagi H. Roni, menulis bukan sekadar aktivitas intelektual, tetapi bagian dari ikhtiar dakwah yang dapat menjangkau ruang dan waktu lebih luas. Melalui buku, gagasan dapat terus hidup, dibaca, dan menginspirasi banyak orang bahkan setelah penulisnya selesai berbicara.
“Fikih Keluarga Masa Kini” lahir dari pengamatan panjang terhadap berbagai persoalan rumah tangga yang ditemui di tengah masyarakat. Sebagai penghulu yang bertahun-tahun mendampingi pasangan calon pengantin, memberikan bimbingan perkawinan, hingga menyaksikan dinamika kehidupan keluarga, ia melihat perlunya sebuah buku yang mampu menjembatani nilai-nilai fikih klasik dengan realitas keluarga modern.
Dalam buku tersebut, pembaca diajak memahami berbagai persoalan keluarga secara lebih komprehensif, mulai dari proses ta’aruf, pemilihan pasangan, hak dan kewajiban suami istri, pengelolaan ekonomi keluarga, pendidikan anak, hingga penyelesaian konflik rumah tangga berdasarkan prinsip-prinsip Islam yang moderat dan aplikatif.
Menariknya, buku ini menjadi karya kedua H. Roni Haldi yang diterbitkan oleh Penerbit Buku Abdi. Sebelumnya, pada tahun yang sama, penerbit tersebut telah menerbitkan buku berjudul “Tenang, Allah Tahu Engkau Sedang Berjuang”, sebuah buku motivasi spiritual yang mengajak pembaca menemukan ketenangan di tengah berbagai ujian kehidupan.
Alumni Ketiga RIAB yang Produktif Berkarya
H. Roni Haldi juga dikenal sebagai salah satu alumni awal Ruhul Islam Anak Bangsa (RIAB), Aceh Besar. Ia tercatat sebagai alumni ketiga. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, salah satu perguruan tinggi Islam tertua dan paling berpengaruh di dunia. Pengalaman akademik di negeri para ulama itu kemudian membentuk karakter intelektual sekaligus memperkaya perspektifnya dalam memahami berbagai persoalan keislaman dan kemasyarakatan.
Namun, yang membuatnya berbeda adalah kemampuannya memadukan dunia birokrasi, dakwah, dan literasi. Di saat banyak orang kesulitan membagi waktu antara pekerjaan dan aktivitas pribadi, H. Roni justru menjadikan pengalaman lapangan sebagai sumber inspirasi untuk melahirkan karya-karya baru.
Menulis sebagai Jalan Pengabdian
Perjalanan kepenulisan H. Roni Haldi dimulai sejak tahun 2019. Saat itu ia menerbitkan tiga buku sekaligus, yakni Lingkaran Pekat Muslihat: Tadabur Hikmah Surat Yusuf bagi Gerakan Dakwah, Melipat Hasrat, Menyimpan Siasat, dan Semerbak Petuah Ayah.
Sejak saat itu produktivitasnya terus meningkat. Hampir setiap tahun lahir karya-karya baru yang membahas beragam tema. Beberapa di antaranya adalah Mahligai Terindah di Rumah nan Berkah, Memunguti Cahaya Al-Qadar, Rumah Yang Dirindukan, Menikahlah Raih Bahagia, Agar Nikah Selalu Indah, Kesusahan Bersama Kemudahan, Al-Qur’an Bicara Moderasi Beragama, Ramadhan Reborn, hingga Hijrah Dari Resah Ke Berkah yang diterbitkan oleh Quanta Gramedia pada tahun 2025.
Karya-karya tersebut menunjukkan satu benang merah yang kuat: keinginan untuk menghadirkan Islam sebagai solusi yang membumi bagi berbagai persoalan kehidupan manusia.
Menjawab Tantangan Keluarga Masa Kini
Di tengah meningkatnya tantangan kehidupan keluarga modern, mulai dari persoalan komunikasi pasangan, ekonomi rumah tangga, pengasuhan anak, hingga pengaruh media digital, kehadiran buku “Fikih Keluarga Masa Kini” menjadi sangat relevan.
Buku ini tidak hanya menyajikan dalil-dalil syariat, tetapi juga menawarkan pendekatan yang praktis dan mudah dipahami oleh masyarakat umum. Dengan bahasa yang ringan namun tetap berbobot, H. Roni berusaha menghadirkan fikih keluarga sebagai ilmu yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Melalui karya ke-28 ini, H. Roni Haldi kembali menegaskan bahwa literasi adalah bagian penting dari dakwah dan pengabdian. Dari sebuah ruang kerja sederhana di KUA Susoh, lahir gagasan-gagasan yang kini menjangkau pembaca di berbagai daerah.
Bagi H. Roni, setiap buku bukan sekadar kumpulan halaman yang dicetak dan dijilid. Ia adalah jejak pengabdian, warisan pemikiran, sekaligus ikhtiar untuk terus menebarkan manfaat kepada umat.
Kini, melalui “Fikih Keluarga Masa Kini”, ia kembali mengajak masyarakat untuk membangun keluarga yang lebih kokoh, harmonis, dan penuh keberkahan di tengah perubahan zaman yang terus bergerak.












