Daerah  

Diserbu Pengunjung PENAS XVII, Stand Aceh Jadi Magnet Pameran Berkat Aroma Kopi Gayo

GORONTALO,Bersuarakita – Stand Pemerintah Aceh menjadi salah satu pusat perhatian dalam gelaran Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo.

Sejak hari pertama pembukaan, ribuan pengunjung silih berganti memadati area pameran untuk melihat langsung berbagai produk unggulan Aceh yang dipamerkan.

Daya tarik utama stand Aceh adalah Kopi Gayo, komoditas unggulan yang telah mendunia dan dikenal memiliki cita rasa khas. Banyak pengunjung yang datang tidak hanya untuk mencicipi kopi, tetapi juga mencari informasi mengenai proses budidaya, pengolahan, hingga peluang pemasaran produk perkebunan Aceh ke pasar nasional dan internasional.

Selain kopi, stand yang dikelola Pemerintah Aceh melalui sektor pertanian dan perkebunan tersebut juga menampilkan berbagai potensi daerah, inovasi pertanian, serta keberhasilan program pengembangan komoditas unggulan yang mendukung ketahanan pangan nasional.

Pantauan di lokasi menunjukkan stand Aceh hampir tidak pernah sepi pengunjung. Berbagai kalangan, mulai dari petani, penyuluh, pelaku usaha agribisnis hingga masyarakat umum tampak antusias mendatangi stand yang dihiasi informasi pembangunan sektor pertanian Aceh tersebut.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Dr. Ir. Azanuddin Kurnia, SP, MP, IPU, ASEAN Eng, melalui materi promosi yang ditampilkan di stand menegaskan komitmen Aceh dalam mendukung tema PENAS XVII, yakni “Transformasi Teknologi dalam Mendukung Program Swasembada Pangan guna Mewujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia Tahun 2045.”

PENAS XVII sendiri merupakan ajang nasional yang mempertemukan puluhan ribu petani, nelayan, penyuluh, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan sektor pangan dari seluruh Indonesia. Kegiatan yang berlangsung di Gorontalo ini menjadi wadah promosi inovasi, teknologi, dan produk unggulan daerah dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

Kehadiran stand Aceh yang ramai dikunjungi menjadi bukti bahwa produk-produk unggulan Tanah Rencong, khususnya Kopi Gayo, masih memiliki daya tarik kuat di tingkat nasional.

Momentum PENAS XVII pun dimanfaatkan Aceh untuk memperluas jejaring pemasaran sekaligus memperkenalkan potensi agribisnis daerah kepada ribuan peserta dan pengunjung dari berbagai provinsi di Indonesia