Daerah  

Hendro Saky Resmi Dilantik sebagai Ketua JMSI Aceh 2025-2030, Siap Dorong Media Siber Terverifikasi Dewan Pers

BANDA ACEH,Bersuarakita – Dewan Pakar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat, Hendry CH Bangun, resmi melantik Hendro Saky sebagai Ketua JMSI Aceh untuk masa bakti 2025-2030 dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Banda Aceh, Jumat malam.

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan ekosistem pers digital di Aceh, khususnya dalam mendorong profesionalisme perusahaan media siber agar memenuhi standar yang ditetapkan Dewan Pers.

Dalam sambutannya, Hendro Saky menegaskan bahwa JMSI merupakan wadah berhimpunnya para pemilik perusahaan pers yang memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan kualitas industri media di daerah.

“JMSI merupakan tempat berhimpun pemilik perusahaan pers dan kita mendapat mandatori, salah satunya memastikan perusahaan pers di Aceh khususnya telah terverifikasi Dewan Pers,” kata Hendro Saky.

Menurutnya, verifikasi Dewan Pers menjadi salah satu indikator penting dalam membangun kredibilitas media sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap produk jurnalistik yang dihasilkan.

Ia menambahkan, JMSI Aceh berkomitmen melahirkan produk-produk jurnalistik berkualitas yang disajikan berdasarkan kode etik dan prinsip-prinsip jurnalistik yang berlaku.

“Artinya, seluruh pemberitaan yang disiarkan perusahaan pers yang tergabung dalam JMSI Aceh khususnya dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Selain meningkatkan kualitas pemberitaan, JMSI Aceh juga bertekad mewujudkan perusahaan pers yang sehat secara kelembagaan. Upaya tersebut akan ditempuh melalui penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga vertikal, serta pemangku kepentingan lainnya.

Pelantikan pengurus daerah JMSI Aceh turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Hubungan Kerja Sama Dr Husnan, Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan PRR Edy Suharmanto, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Bendahara Umum JMSI Pusat Akhiruddin Mahyuddin, serta Kepala Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) Nasri Djalal.

Pada kesempatan tersebut, turut dikukuhkan jajaran pengurus JMSI Aceh periode 2025-2030. Azhari dipercaya sebagai Dewan Pembina, sementara Zulfadhli menjabat sebagai Dewan Pakar.

Untuk kepengurusan harian, Hendro Saky menjabat Ketua didampingi Ihsan Yunadi sebagai Wakil Ketua, Gito Rolis sebagai Sekretaris, Junaidi sebagai Bendahara, serta Hendra Saputra sebagai Wakil Bendahara.

Di bidang organisasi, Muhammad Irfan ditetapkan sebagai Ketua Bidang Organisasi dengan Fery Saputra sebagai sekretaris. Sementara Bidang Jurnalisme Berkualitas dipimpin Iranda Novandi bersama Ranti selaku sekretaris.

Pada Bidang Platform Digital, Masrizal dipercaya sebagai ketua dengan Iskandar sebagai sekretaris. Adapun Bidang Potensi Daerah dipimpin Fachrul Razi dan didampingi Ichdar Ifan sebagai sekretaris.

Selanjutnya, Ismail menjabat Ketua Bidang Usaha dan Pendanaan dengan Dedi sebagai sekretaris. Bidang Hubungan Antar Lembaga diketuai Muhammad Balia dengan Husni sebagai sekretaris.

Sementara itu, Imran Joni dipercaya memimpin Bidang Hukum dan Advokasi didampingi Fauzi Yudha sebagai sekretaris. Adapun jabatan Kepala Sekretariat diemban oleh Dedi Iwaran.

Dengan kepengurusan baru tersebut, JMSI Aceh diharapkan mampu menjadi motor penggerak lahirnya perusahaan pers yang profesional, independen, dan adaptif terhadap perkembangan era digital, sekaligus memperkuat peran media siber sebagai pilar demokrasi di Tanah Rencong.