Daerah  

Pembangunan RS Regional dr. Yuliddin Away Tapaktuan Dilanjutkan, Aceh Gelontorkan Anggaran Rp13,8 Miliar

ACEH SELATAN,Bersuarakita  – Pemerintah Aceh kembali melanjutkan pembangunan Rumah Sakit (RS) Rujukan Regional dr. Yuliddin Away Tapaktuan pada Tahun Anggaran 2026. Melalui Dinas Kesehatan Aceh, proyek strategis di sektor kesehatan tersebut mendapat alokasi anggaran sebesar Rp13,8 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA).

Kelanjutan pembangunan ini merupakan tahap ketujuh sejak proyek tersebut dimulai. Pemerintah Aceh menargetkan rumah sakit rujukan regional itu dapat beroperasi secara penuh pada penghujung tahun 2027 guna memperkuat sistem layanan kesehatan di wilayah Barat Selatan Aceh.

Berdasarkan dokumen uraian singkat kegiatan yang disusun Dinas Kesehatan Aceh, pembangunan lanjutan ini bertujuan memastikan penyelesaian konstruksi sesuai dengan standar kualitas, kuantitas pekerjaan, ketepatan waktu, serta efisiensi pembiayaan yang telah direncanakan.

RS Regional dr. Yuliddin Away Tapaktuan nantinya diproyeksikan menjadi pusat rujukan kesehatan yang melayani sedikitnya empat kabupaten/kota di kawasan Barat Selatan Aceh, yakni Kabupaten Aceh Selatan, Kota Subulussalam, Kabupaten Aceh Singkil, dan Kabupaten Simeulue.

Kehadiran fasilitas kesehatan tersebut diharapkan mampu memperpendek rantai rujukan pasien, sehingga masyarakat tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke Banda Aceh atau daerah lain untuk mendapatkan pelayanan medis spesialistik.

Adapun nilai pagu pekerjaan pada tahap lanjutan ini mencapai Rp13.801.851.250, termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen. Dana tersebut dibebankan pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas Kesehatan Aceh Tahun Anggaran 2026.

Pekerjaan konstruksi dijadwalkan berlangsung selama 150 hari kalender, terhitung sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) hingga pelaksanaan serah terima pertama atau Provisional Hand Over (PHO).

Lingkup pekerjaan meliputi penyelesaian lantai satu hingga lantai lima pada Blok A dan Blok B gedung utama, termasuk pembangunan koridor penghubung menuju Gedung II di bagian belakang kompleks rumah sakit.

Selain pekerjaan struktur berupa penyelesaian kolom, balok, dan pelat beton, proyek ini juga mencakup pekerjaan arsitektur interior dan eksterior seperti pemasangan lantai, dinding, plafon, pintu, jendela, serta pengecatan.

Tak hanya itu, berbagai instalasi pendukung rumah sakit modern juga akan diselesaikan dalam tahap ini. Di antaranya sistem sprinkler dan hydrant, alarm kebakaran, instalasi listrik dan pencahayaan, tata udara, tata suara, gas medis, jaringan telekomunikasi, kamera pengawas (CCTV), nursing call system, hingga instalasi perpipaan untuk kebutuhan air bersih maupun pengolahan air limbah.

Pelaksanaan proyek akan melalui sejumlah tahapan, mulai dari persiapan, pelaksanaan konstruksi, uji fungsi bangunan, serah terima pertama, hingga masa pemeliharaan konstruksi.

Pemerintah Aceh berharap penyelesaian RS Regional dr. Yuliddin Away Tapaktuan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Barat Selatan Aceh. Keberadaan rumah sakit ini juga diharapkan menjadi pusat keunggulan sistem rujukan kesehatan yang mampu menjawab kebutuhan layanan medis yang semakin kompleks di kawasan tersebut.

Dengan progres pembangunan yang terus berlanjut, masyarakat menaruh harapan besar agar rumah sakit regional tersebut segera rampung dan dapat memberikan manfaat nyata bagi ribuan warga di Aceh Selatan dan daerah sekitarnya.