Daerah  

Pemkab Aceh Selatan Pacu Optimalisasi PAD 2026, Perkuat Kemandirian Fiskal di Tengah Tantangan Anggaran

ACEH SELATAN,Bersuarakita – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan terus berupaya memperkuat kemandirian fiskal daerah melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Komitmen tersebut ditunjukkan dengan menggelar Rapat Evaluasi Optimalisasi PAD Tahun 2026 di ruang rapat Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Selatan, Selasa (9/6/2026).

Rapat evaluasi tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kinerja pendapatan sekaligus memperkuat kapasitas fiskal dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

Dalam forum itu ditegaskan bahwa evaluasi PAD akan dilaksanakan secara rutin dan berkala. Tujuannya untuk memantau capaian pendapatan, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, serta merumuskan langkah-langkah konkret dalam mengoptimalkan seluruh sumber pendapatan daerah yang sah.

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan menargetkan realisasi PAD Tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal. Peningkatan PAD dinilai menjadi faktor penting dalam memperluas ruang fiskal daerah sehingga pemerintah memiliki kemampuan yang lebih besar untuk membiayai berbagai program prioritas.

Dengan struktur PAD yang kuat, pemerintah daerah diyakini akan lebih leluasa meningkatkan pembangunan infrastruktur, memperbaiki kualitas layanan publik, serta mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus meningkatkan kinerja dan mengoptimalkan setiap potensi pendapatan sesuai dengan kewenangan masing-masing.

“Upaya peningkatan PAD saat ini sangat penting untuk memperkuat kemandirian daerah, terutama di tengah kondisi fiskal yang menghadapi tantangan akibat kecenderungan penurunan anggaran,” tegas Diva.

Menurutnya, setiap OPD perlu lebih proaktif dalam menggali potensi pendapatan, meningkatkan efektivitas pengelolaan, memperkuat sistem pengawasan, serta membangun sinergi antarlembaga guna menjamin keberlanjutan pembangunan daerah.

“Optimalisasi PAD bukan hanya tanggung jawab satu perangkat daerah, tetapi tugas bersama seluruh OPD. Dengan kerja sama yang baik, inovasi, dan pengelolaan yang efektif, kita dapat meningkatkan pendapatan daerah guna mendukung pembangunan dan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Aceh Selatan,” ujarnya.

Melalui rapat evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berharap seluruh perangkat daerah semakin fokus meningkatkan kontribusi terhadap PAD. Langkah itu diharapkan mampu menciptakan pembangunan yang berkelanjutan, memperkuat ketahanan fiskal daerah, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di tengah dinamika kebijakan fiskal nasional dan tantangan keterbatasan anggaran, optimalisasi PAD menjadi salah satu kunci bagi daerah untuk menjaga keberlangsungan program pembangunan. Karena itu, sinergi, inovasi, dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Aceh Selatan yang mandiri, produktif, dan sejahtera.