Daerah  

Setelah Enam Bulan Menunggu, Insentif Imum Mesjid di Pidie Jaya Akhirnya Cair Pekan Depan

PIDIE JAYA,Bersuarakita – Kabar yang telah lama dinantikan ratusan Imum Mesjid di Kabupaten Pidie Jaya akhirnya datang. Setelah mengalami keterlambatan selama enam bulan, pembayaran insentif atau jerih bagi para imam mesjid dipastikan mulai diproses pada awal pekan depan.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Pidie Jaya, Said Abdullah, yang menyebutkan bahwa seluruh tahapan administrasi penyaluran telah dipersiapkan dan siap untuk dijalankan.

“InsyaAllah hari Senin atau Selasa kita proses penyaluran dan pembayaran insentif (jerih) Imum Mesjid se-Pidie Jaya. Untuk tahap awal kita proses dua bulan terlebih dahulu. Mudah-mudahan berjalan lancar dan tidak ada kendala,” kata Said Abdullah, Jumat (19/6).

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab keresahan para Imum Mesjid yang selama beberapa bulan terakhir menantikan kejelasan terkait pembayaran hak mereka. Meski berbagai dokumen administrasi dan proses penandatanganan telah diselesaikan sejak lama, pencairan insentif belum dapat dilakukan karena sejumlah kendala administratif.

Bagi para Imum Mesjid, insentif yang diterima setiap bulan bukan sekadar penghargaan atas pengabdian mereka, tetapi juga menjadi salah satu penopang kebutuhan keluarga. Dengan besaran Rp700 ribu per bulan, dana tersebut selama ini biasanya dicairkan setiap tiga bulan sekali.

Keterlambatan pembayaran selama enam bulan sempat menimbulkan pertanyaan di kalangan imam mesjid di berbagai kecamatan. Mereka berharap pemerintah daerah segera memberikan kepastian mengingat peran mereka yang tidak hanya memimpin ibadah, tetapi juga menjadi ujung tombak pembinaan keagamaan dan sosial di tingkat gampong.

Di tengah meningkatnya biaya hidup dan kebutuhan masyarakat, kepastian pencairan insentif ini disambut sebagai kabar menggembirakan. Sejumlah Imum Mesjid berharap proses pembayaran dapat berjalan sesuai jadwal sehingga hak yang telah lama tertunda dapat segera diterima.

Langkah Dinas Syariat Islam Pidie Jaya tersebut dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap para tokoh agama yang selama ini berperan penting dalam menjaga kehidupan keagamaan masyarakat. Dengan dimulainya proses pencairan pekan depan, harapan yang tertunda selama berbulan-bulan akhirnya mulai menemukan titik terang.

“Setelah enam bulan menunggu, para Imum Mesjid di Pidie Jaya kini bersiap menerima hak mereka. Bagi sebagian keluarga, jerih itu bukan sekadar insentif, melainkan penopang kebutuhan hidup yang telah lama dinantikan.”